Membeli Lemari Tahan Api atau Menyewa Safe Deposit Box, Mana yang Anda Pilih?

01 Mar 2020

Tinggal di lingkungan tenang dengan penjagaan CCTV keamanan 24 jam bukan jaminan kawasan tersebut akan terhindari dari kasus pembobolan atau pencurian. Menambah keamanan pribadi merupakan langkah extra untuk mengamankan barang-barang berharga Anda. Ada banyak alternatif yang bisa orang lakukan untuk mengamankan barang berharga seperti dokumen penting, perhiasan, hingga barang antik bernilai tinggi. Mulai dari menyimpan barang tersebut di dalam lemari besi tahan api hingga menyewa safe deposit box (SDB) di bank. Lantas apa saja perbedaan keduanya? Temukan jawabannya di sini.

Save Deposit Box
Sesuai dengan namanya, SDB merupakan kotak penyimpanan dengan ukuran tertentu yang biasanya dimiliki oleh bank dan terletak di dalam sebuah ruang khasanah yang tahan api. Jika pada awalnya SDB kerap digunakan pada lembaga perbankan, saat ini SDB kerap ditemukan di kantor pos bahkan hotel.

SDB kerap digunakan untuk menyimpan surat berharga, logam mulia, perhiasan, mata uang asing, hingga data penting yang bersifat rahasia dan membutuhkan pengamanan khusus agar terhindar dari tindak kriminal hingga bencana alam, termasuk kebakaran. Menyimpan barang berharga dalam SDB bisa dianggap lebih aman karena pada bank telah terpasang pengamanan khusus 24 jam melalui perangkat monitor CCTV, intruder alarm system, fire protection system sampai penjagaan satpam. Belum lagi letak SDB yang berada di dalam ruang khasanah yang tahan bongkar sekaligus tahan api juga ikut meningkatkan level keamanan penyimpanan barang-barang berharga kita.

Di lain pihak, untuk menggunakan SDB, penyewa harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh bank. Misalnya, harus menjadi nasabah dari bank tersebut sebelum bisa menggunakan SDB disana. Ada biaya-biaya yang harus diselesaikan oleh penyewa, seperti biaya administrasi hingga biaya materai dan jaminan kunci yang nominalnya bisa berbeda-beda pada setiap bank. Penyewa juga diwajibkan membayar sewa SDB tahunan secara rutin, dimana semakin besar ukuran SDB, akan semakin besar pula biaya sewanya. Sementara biaya jaminan kunci digunakan untuk antisipasi jika penyewa menghilangkan anak kunci sehingga pihak bank harus menggantinya dengan yang baru.

Di luar dari biaya-biaya yang harus dikeluarkan secara berkala, waktu menggunakan SDB pun tidak bisa dilakukan seenaknya, tetapi harus mengikuti jam operasional bank terkait. Jika terjadi kondisi emergensi pada malam hari, maka penyewa terpaksa harus menunggu sampai bank beroperasi kembali di keesokan harinya.

Lemari Besi Tahan Api
Ada solusi lain yang lebih efisien ketimbang menyimpan barang berharga dalam SDB di bank, yaitu memiliki lemari besi tahan api. Lemari besi atau brankas yang digunakan untuk menyimpan barang berharga sudah sewajarnya memiliki fitur seperti tahan api, tahan air dan tahan bongkar.

Lemari besi tahan api memiliki durasi ketahanan terhadap api yang bervariasi, mulai dari 30 menit hingga 2 jam. Perbedaan ketahanan itu menjadi salah satu faktor penentu harga lemari besi tahan api tersebut. Jenis lemari besi yang memiliki sertifikat tahan api dapat menjadi bukti kehandalan suatu brankas. Sertifikasi menjamin mutu lemari besi mengingat barang tersebut telah lulus uji.

Saat memutuskan untuk membeli lemari tahan api, pastikan Anda memilih fitur tambahan seperti tahan bongkar atau tahan air sehingga barang-barang berharga Anda terproteksi dengan baik. Salah satu jenis lemari besi tahan api bersertifikasi internasional (UL) adalah SAN Olympus yang merupakan seri lemari besi tahan api sekaligus tahan air dengan keunggulan utama mampu menahan api selama 120 menit. Selain itu seri SAN Olympus juga memiliki fitur anchoring untuk “menjangkar” brankas ke suatu tempat tertentu guna mencegah pembongkaran paksa.

SAN Olympus merupakan pilihan tepat untuk menyimpan barang berharga Anda dari bahaya kebakaran. Dari sisi kunci pengamanan, terdapat dua opsi, yakni kunci biometrik dan kunci digital dengan tombol LED yang dapat di program hingga 8 angka kombinasi. Selain aman, juga praktis penggunaannya serta bisa bebas di akses kapan saja oleh si pemilik. Dari segi biaya, memang membeli sebuah lemari besi tahan api terasa memakan biaya lebih besar dari pada menyewa sebuah SDB di bank, namun memiliki lemari besi tahan api apalagi yang telah bersertifikasi, merupakan investasi jangka panjang yang selain mampu lebih mengamankan barang-barang berharga Anda, juga memberikan rasa tenang dan aman kepada pemiliknya.

Nah, dari dua pilihan tersebut di atas, mana yang akan Anda pilih, safe deposit box atau lemari besi tahan api?